07 June 2010

Jangan Mengorek Kuping Sendiri !! Berbahaya.

Jangan mengorek kuping sendiri !! Berbahaya, membersihkan kuping dengan cotton bud seringkali menjadi aktifitas yang mengasyikan, apalagi setelah mandi pagi yang tak terlewatkan. Korek kuping sendiri menjadi rutinitas yang sebenarnya banyak orang tidak tahu akibatnya !!!

Bentuk kuping kita dirancang untuk mengantisipasi masuknya kotoran.
Liang kuping/telinga yang bersudut membuat kotoran, seperti debu ataupun serangga, sulit menembus bagian yang lebih dalam. Tugas menghalau kotoran juga dilakukan kelenjar rambut yang terdapat di bagian depan setelah liang telinga. Di sini juga diproduksi getah telinga yang bernama serumen. Kita lebih mengenalnya sebagai tai telinga atau tai kuping (kotoran kuping). serumen inilah yang akan menangkap kotoran dan dengan sendirinya membersihkan kuping kita.
Mengorek kuping tidak direkomendasikan oleh dokter spesialis THT. Anjuran ini tentu beralasan, maka ikutilah saran dokter THT Anda.

Banyak yang menganggap bahwa kotoran kuping/telinga yang berwarna kuning atau coklat merupakan hasil aktifitas bakteri. Itu merupakan pemahaman yang salah. Di dalam lubang telinga sendiri, mekanisme tubuh sebenarnya mampu membersihkan sendiri lubang telinga yang kotor jika berfungsi dengan baik. Kotoran telinga akan keluar dari lubang telinga dengan sendirinya, dengan dua proses, yaitu :
  1. Setiap kali rahang bergerak untuk berbicara atau mengunyah
  2. Dan menguap pada saat kita mengantuk. 

Nah, di saat itu kotoran kuping/telinga keluar pada bagian telinga yang terlihat, disitulah bagian yang aman untuk membersihkan kotoran telinga. Pada dasarnya, kehadiran serumen memberikan banyak keuntungan bagi tubuh, dan upaya untuk membersihkan serumen dari lubang telinga akan menimbulkan banyak masalah dan kerusakan pada pendengaran.


Serumen diproduksi pada sepertiga bagian luar lubang telinga dan secara normal tidak mungkin bergerak masuk ke dalam daerah gendang telinga yang sangat sensitif, kecuali adanya tekanan dari luar. Membersihkan liang kuping/telinga dengan cotton bud seringkali justru akan mengakibatkan terdorongnya serumen ke bagian yang lebih dalam, yang bukan tempatnya. Jika pengorekan dilakukan terus-menerus, serumen yang terdorong akan menumpuk dan menyumbat, sehingga pendengaran pun menurun karena gelombang suara tak bisa disalurkan dengan baik.


Mengorek telinga juga bisa mengakibatkan perbenturan sebab telinga kita bentuknya bersudut. Perbenturan ini akan mengakibatkan pembengkakan atau perdarahan. Pengorekan yang terlalu keras atau dalam juga bisa mengakibatkan trauma, ditambah dinding telinga kita mudah berdarah, yang mengakibatkan rasa nyeri yang hebat.

Bahaya terbesar dari membersihkan serumen dari lubang telinga adalah pecahnya gendang telinga, kemudian munculnya infeksi bakteri yang mematikan pada gendang telinga yang pecah (Conge-an,,,). Seperti yang dijelaskan di atas, serumen tidak diproduksi di daerah dekat gendang telinga. Namun karena banyak orang tidak tahu, mereka berusaha membersihkan telinga sedalam mungkin mendekati gendang telinga dan akan banyak akibat negatif yang bisa kita rasakan, yaitu seperti :

  • Wajah menjadi tidak simetris, memang tidak secara langsung, tetapi bila proses saraf terus menerus tertekan maka (dalam waktu belasan tahun) saraf pengontrol otot wajah akan menjadi tidak seimbang dan menyebabkan wajah menjadi tidak simetris. Contohnya seperti kelopak mata yang beda sebelah, ini adalah hasil dari kita menekan saraf pengontrol otot wajah.

  • Apabila mengorek terlalu keras dan dalam dapat melukai kulit bagian dalam telinga. Apabila kulit bagian dalam telinga luka atau lecet akan terasa cenut-cenut di sekitar kepala dekat kuping yang sakit, susah mengunyah, tersentuh sedikit daun telinga akan terasa sakit ( Pasti bisa marah-marah orang-Nya Gan,,,,) dan seperti ada sesuatu yang menggumpal di dalam telinga.

  • Secara tidak sadar kita telah membuang getah bening dari dalam telinga (yang berwana agak kekuningan) yang berfungsi untuk menangkap kotoran. Apabila getah tersebut dihilangkan maka kotoran akan mudah mengenai gendang telinga kita, dan mungkin dapat menyebabkan tuli. 

Getah bening tersebut bukanlah kotoran, itu memang diproduksi telinga (sama halnya seperti kelenjar yang berlendir yang ada di bagian dalam hidung kita yang berfungsi mengenali bau dan mentransfer ke otak informasi bau yang kita hirup). Apabila warna getah bening telah menjadi kemerahan artinya banyak kotoran yang telah tertangkap.

Jadi bagaimana cara membersihkan telinga yang benar? Cara yang benar adalah hanya membersihkan telinga bagian luar-nya saja yaitu hanya yang terlihat dari luar dengan menggunakan handuk yang dibasahi dengan air hangat atau menggunakan tissu basah, jangan menggunakan cotton bud. Dan pergi ke dokter THT tiap 3 bulan sekali untuk dibersihkan.

Semoga Bermanfaat,,.

Jangan Mengorek Kuping Sendiri !! Berbahaya. Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Sarifa Marwa

16 komentar:

  1. Berarti kita yang biasanya mengorek telinga perlu berhati-hati. Amannya seperti saran dalam artikel ini, pergi ke dokter spesialis THT. Terima kasih infonya

    Salam ukhuwah

    ReplyDelete
  2. Kebetulan lagi sakit kuping nie,,,

    Terimakasih Infonya Gan.

    ReplyDelete
  3. wah.. di sekarang harus lebih hati2 mengorek kuping... keep goin buddy

    ReplyDelete
  4. makasih sob atas infonya, ternyata aktikvitas itu berbahaya ya....aku baru tahu dari sini hehehe....

    ReplyDelete
  5. infonya sangat bermanfaat sob buat aku yang belom tahu ini hehehe....

    ReplyDelete
  6. wah ane telat bacanya ni....ane kebiasaan tuh bersihin teling pake cotton bud...emang kadang ampe sakit ni teling kyk infeksi...maksih sob.....

    ReplyDelete
  7. wah, untung ane jarang korek2 teling. wakakakak

    ReplyDelete
  8. waduch.. makasih banyak nich sob ilmunya..
    q baru tau nich..
    pdhal q sring banget lo korek telinga gini..
    abiznya klo gak dikorekin trasa geli-geli gitu kyk bnyak kotorannya..
    keep posting..

    ReplyDelete
  9. mantap PosTnya,,
    jangan lupa mampir keblogQya???

    ReplyDelete
  10. wah, saya anti korek kuping, kecuali terpaksa :)

    ReplyDelete
  11. wah saya sering sekali kang korek kuping sendiri,, wah dari sekarang akan lebih hati hati,, maksih kang infonya,, nic3 post..

    ReplyDelete
  12. wah ane selalu korek kuping sendiri neh!!
    kurangin aaaahhhh!!!hehehehehe

    ReplyDelete
  13. o0o..........
    ternyata selama ini orang-orang di sekeliling kita banyak yang salah mentafsirkan hal tersebut ya....
    padahal itu sangat berbahaya...
    hmmmm,,,padahal mengkorek telinga itu enak banget lo....
    kadang ada orang yang sampai kayak menggelinjang gitu gan menkoreknya...
    hmmmm....
    makasih gan infonya....
    jadi lebih tau nich...
    minimal untuk saya sendiri dan kluarga saya pastinya....
    makasih gan.....

    ReplyDelete
  14. oo, jadi tubuh bisa membersihkan sendiri ya.. hmmm, tp repot juga ya kalo pas lagi makan sama client trus keluar.. ouchh ;p

    ReplyDelete
  15. Terimakasih sobat infonya.. bermanfaat sekali untuk orang - orang yang belum tahu.

    ditunggu kunjungan baliknya..

    ReplyDelete

Komentar Spam, Link Aktif, dan URL Blog Takkan Muncul. Tidak semua pertanyaan sempat/bisa dijawab.