20 May 2010

Penerapan Subnetting Pemula2

Ini adalah lanjutan dari penerapan subnetting pemula1 penerapan subnetting pemula2 ini berisi tentang Subnet Mask

Subnet Mask

Agar subnet dapat bekerja, router harus diberi tahu bagian mana dari host ID yang digunakan untuk network ID subnet. Cara ini diperoleh dengan menggunakan angka 32 bit lain, yang dikenal dengan subnet mask. Bit IP address yang mewakili network ID tampil dengan angka 1 di dalam mask, dan bit IP address yang menjadi host ID tampil dengan angka 0 di dalam mask. Jadi biasanya, sebuah subnet mask memiliki deretan angka-angka 1 di sebelah kiri, kemudian diikuti dengan deretan angka 0.

Sebagai contoh, subnet mask untuk subnet di Picture 1 – dimana network ID yang berisi 16 bit network ID ditambah tambahan 4-bit subnet ID – terlihat seperti ini:

11111111 11111111 11110000 00000000
Atau dengan kata lain, 20 bit pertama adalah 1, dan sisanya 12 bit adalah 0. Jadi, network ID memiliki panjang 20 bit, dan bagian host ID yang telah disubnetkan memiliki panjang 12 bit.

Untuk menentukan network ID dari sebuah IP address, router harus memiliki kedua IP address dan subnet masknya. Router kemudian menjalankan operasi logika AND di IP address dan mengekstrak (menghasilkan) network ID. Untuk menjalankan operasi logika AND, tiap bit di dalam IP address dibandingkan dengan bit subnet mask. Jika kedua bit 1, maka hasilnya adalah, Jika salah satu bit 0, maka hasilnya adalah 0.

Sebagai contoh, berikut ini adalah contoh network address yang di hasilkan dari IP address menggunakan 20-bit subnet mask dari contoh sebelumnya.
Jadi network ID untuk subnet ini adalah 144.28.16.0
Subnet mask, seperti juga IP address ditulis menggunakan notasi desimal bertitik (dotted decimal notation). Jadi 20-bit subnet mask seperti contoh diatas bisa dituliskan seperti ini : 255.255.240.0


Subnet mask





a. Aturan-aturan Dalam Membuat Subnet mask

  1. Angka minimal untuk network ID adalah 8 bit. Sehingga, octet pertama dari subnet pasti 255.
  2. Angka maximal untuk network ID adalah 30 bit. Anda harus menyisakan sedikitnya 2 bit untuk host ID, untuk mengizinkan paling tidak 2 host. Jika anda menggunakan seluruh 32 bit untuk network ID, maka tidak akan tersisa untuk host ID. Ya, pastilah nggak akan bisa. Menyisakan 1 bit juga tidak akan bisa. Hal itu disebabkan sebuah host ID yang semuanya berisi angka 1 digunakan untuk broadcast address dan semua 0 digunakan untuk mengacu kepada network itu sendiri. Jadi, jika anda menggunakan 31 bit untuk network ID dan menyisakan hanya 1 bit untuk host ID, (host ID 1 digunakan untuk broadcast address dan host ID 0 adalah network itu sendiri) maka tidak akan ada ruang untuk host sebenarnya. Makanya maximum network ID adalah 30 bit.
  3. Karena network ID selalu disusun oleh deretan angka-angka 1, hanya 9 nilai saja yang mungkin digunakan di tiap octet subnet mask (termasuk 0). Tabel berikut ini adalah kemungkinan nilai-nilai yang berasal dari 9 bit.

b. Private dan Public Address

Host apapun dengan koneksi langsung ke internet harus memiliki IP address unik global. Tapi, tidak semua host terkoneksi langsung ke internet. Beberapa host berada di dalam network yang tidak terkoneksi ke internet. Beberapa host terlindungi firewall, sehingga koneksi internet mereka tidak secara langsung.

Beberapa blok IP address khusus digunakan untuk private network atau network yang terlindungi oleh firewall. Terdapat tiga jangkauan (range) untuk IP address tersebut seperti di tabel berikut ini.

Jika anda ingin menciptakan jaringan private TCP/IP, gunakan IP address di tabel ini:


Penerapan Subnetting Pemula2 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Sarifa Marwa

16 komentar:

  1. wah saya baru tahu kalo ada info seperti ini,sangat bermanfaat sob!!!

    ReplyDelete
  2. mantap gan infonya tanks ya

    ReplyDelete
  3. bagus sob, sangat bermanfaat informasinya, komen balik ya

    ReplyDelete
  4. pelajaran yang berharga nih setelah membaca postingan ini..mampir ya

    ReplyDelete
  5. relaks dulu sob dengan mampir ke rumah ane

    ReplyDelete
  6. Ah, aku nggak musung rif,,,, berkunjung.

    ReplyDelete
  7. tambah lagi nih pengetahuan ane
    makasi sob

    ReplyDelete
  8. wik.....
    ternyata ada rumusnya juga.....
    lha kok aku tinggal isi gitu aja ya.....
    oalah....betapa bodohnya aku....
    makasih ya impormasinya...
    jadi tambah khasanah dalam otak saya gan...
    sekali lagi makasih,,,,,

    ReplyDelete
  9. Wah postingan yang bermanfaat nih sob... semangat terus sob...,

    ReplyDelete
  10. sebenarnya gak ngerti, tapi mencoba untuk mengerti aja deh , hahahahaha . . . .

    ReplyDelete
  11. nice info sob...
    Happy Blogging..

    ReplyDelete
  12. pusing bro..
    nanti aja saya nanya lagi

    ReplyDelete

Komentar Spam, Link Aktif, dan URL Blog Takkan Muncul. Tidak semua pertanyaan sempat/bisa dijawab.